Rabu, 18 Mei 2011

macam-macam gangguan

1. GANGGUAN UMUM :

Ialah kejadian kecelakaan yang mempengaruhi keadaan umum seseorang dan dapat menyebabkan kematian.

Misalnya :

- Tenggelam

- Perdarahan hebat

Gangguan umum disebabkan karena terganggunya fungsi alat penting

- Otak

- Jantung

- Paru-paru

2. GANGGUAN LOKAL adalah :

Kejadian kecelakaan yang tidak langsung mengancam maut, tetapi dapat mengakibatkan cacat atau infeksi.

Contoh gangguan local :

- macam-macam luka.

- patah tulang

Sabtu, 14 Mei 2011

latihan gabungan



hari minggu,8 mei 2011 kita mengadakan latihan gabungan bersama SMAN 1 Kendal. latihan gabungan kali ini berbeda dengan latihan gabungan biasanya. kali ini kita mengambil tempat diluar, yaitu di bumi perkemahan gendingan. dengan mengambil start di lapangan SMAN 1 Kendal, dan berjalan menuju bumi perkemahan gendingan. dan acara latihan gabungan ini, hanya dilaksanakan sehari, mulai dari pukul 7 pagi sampai pukul 3 sore. latihan gabungan ini, juga bertepatan dengan hari Palang Merah Sedunia ke-148. alhamdulillah semuanya berjalan lancar. dan untuk pertama kalinya kita merasakan upacara penutupan di dalam kolam renang yang berisikan air hujan. seru banget deh...

Jumat, 29 April 2011

penanganan luka bakar

LUKA BAKAR ADALAH SEMUA CEDERA YANG TERJADI AKIBAT PAPARAN TERHADAP SUHU YANG TINGGI

Penanganan Luka Bakar secara umum :

  • Nilai keamanan tempat kejadian dan keselamatan diri penolong.
  • Hentikan proses luka bakarnya. Alirkan air dingin pada bagian yang terkena. Bila ada bahan kimia alirkan air terus menerus selama 20 menit atau lebih.
  • Lepaskan pakaian dan perhiasan. Jika pakaian melekat gunting sekitarnya, jangan memaksa untuk melepas bagian yang melekat tersebut.
  • Lakukan penilaian dini. Atasi semua masalah yang mengancam jiwa. Bila ada berikan oksigen sesuai protokol.
  • Tentukan derajat berat luka bakar selama pemeriksaan fisik.
  • Hitung derajat, luas permukaan tubuh terkena lokasi luka bakar dan faktor komplikasi. Jangan lupa cari kemungkinan cedera lain.
  • Tutup luka bakar. Gunakan penutup luka steril atau lembaran penutup luka bakar steril sekali pakai, jangan memecahkan gelembung. Jangan gunakan lemak, salep, cairan antiseptic atau es pada luka bakar.
  • Jika luka bakar mengenai mata, pastikan kedua mata ditutup. Bila yang terbakar jari-jari maka masing-masing jari dibalut terpisah.
  • Jagalah suhu tubuh penderita dan rawat cedera lain yang perlu.
  • Rujuk ke fasilitas kesehatan.

Jumat, 15 April 2011

syok

Syok terjadi bila sistem peredaran darah (sirkulasi) gagal mengirimkan darah yang mengandung oksigen dan bahan nutrisi ke alat tubuh yang penting (terutama otak, jantung dan paru-paru).
Penyebab:

* Kegagalan jantung memompa darah
* Kehilangan darah dalam jumlah besar
* Pelebaran ( dilatasi ) pembuluh darah yang luas, sehingga darah tidak dapat mengisinya dengan baik
* Kekurangan cairan tubuh yang banyak misalnya diare.

Gejala dan tanda syok

* Nadi cepat dan lemah
* Napas cepat dan dangkal
* Kulit pucat, dingin dan lembab
* Sering kebiruan pada bibir dan cuping telinga
* Haus
* Mual dan muntah
* Lemah dan pusing
* Merasa seperti mau kiamat, gelisah

Penanganan syok

* Bawa penderita ke tempat teduh dan aman
* Tidurkan telentang, tungkai ditinggikan 20 – 30 cm bila tidak ada kecurigaan patah tulang belakang atau patah tungkai. Bila menggunakan papan spinal atau tandu maka angkat bagian kaki.
* Pakaian penderita dilonggarkan
* Cegah kehilangan panas tubuh dengan beri selimut penutup
* Tenangkan penderita
* Pastikan jalan napas dan pernapasan baik.
* Kontrol perdarahan dan rawat cedera lainnya bila ada
* Jangan beri makan dan minum.
* Periksa berkala tanda vital secara berkala
* Rujuk ke fasilitas kesehatan

Selasa, 05 April 2011

donor darah


Kali ini PMI Cabang Ngawi bersama PMR WIRA Smada mengadakan kegiatan donor darah. Peserta donor darah sangat banyak. Acara dimulai dari pukul 08.00 dan selesai sekitar pukul 13.00..Alhamdulillah semuanya berjalan lancar..

Jumat, 01 April 2011

penggunaan logo ICRC

ICRC dapat menggunakan logo untuk acara penggalangan dana atau kampanye yang mengatur, sesuai dengan Peraturan Gerakan tentang Penggunaan Lambang. Private companies may be associated with such events or campaigns under the following conditions: Perusahaan-perusahaan swasta dapat dikaitkan dengan peristiwa tersebut atau kampanye dengan ketentuan sebagai berikut:

(A) tidak kebingungan harus diciptakan dalam pikiran masyarakat antara kegiatan perusahaan atau kualitas produk-produknya di satu sisi dan logo ICRC atau ICRC sendiri di sisi lain;

(B) kejadian atau promosi harus dikaitkan dengan satu kegiatan tertentu, maka penggunaan logo terbatas dalam waktu;

(C) perusahaan yang bersangkutan harus sama sekali tidak akan terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan tujuan dan prinsip-prinsip Gerakan atau mungkin dianggap oleh masyarakat sebagai kontroversial;

(D) cadangan ICRC hak untuk membatalkan kontrak dengan perusahaan yang bersangkutan pada setiap saat dan untuk melakukannya dalam waktu yang sangat singkat, harus kegiatan perusahaan merusak menghormati lambang atau logo ICRC atau mengurangi dari prestise yang melekat mereka;

(E) materi atau keuntungan finansial yang ICRC keuntungan dari event atau kampanye harus besar;

(F) ICRC tidak akan mengizinkan tampilan logo ICRC pada item yang ditawarkan untuk dijual, tetapi dapat memberikan wewenang reproduksi di selebaran terpisah yang menyertai barang untuk dijual dan dalam bahan iklan perusahaan;

(G) brosur terlampir serta berbagai macam materi iklan yang menunjukkan logo ICRC harus berisi penjelasan yang jelas tentang peristiwa atau kampanye, layanan yang diberikan kepada ICRC dan menggunakan harus terbuat dari hasil;

(H) ukuran logo ICRC harus dalam proporsi yang wajar dibandingkan dengan seluruh layar;

(I) setiap jenis iklan yang menampilkan logo ICRC harus disetujui oleh ICRC sebelum ia pergi untuk mencetak atau produksi.

Selasa, 29 Maret 2011

tips menghadapi tanah longsor

Ciri Daerah Rawan Longsor
1. Daerah berbukit dengan kelerengan lebih dari 20 derajat
2. Lapisan tanah tebal di atas lereng
3. Sistem tata air dan tata guna lahan yang kurang baik
4. Lereng terbuka atau gundul
5. Terdapat retakan tapal kuda pada bagian atas tebing
6. Banyaknya mata air/rembesan air pada tebing disertai longsoran-longsoran kecil
7. Adanya aliran sungai di dasar lereng
8. Pembebanan yang berlebihan pada lereng seperti adanya bangunan rumah atau saranan lainnya.
9. Pemotongan tebing untuk pembangunan rumah atau jalan

Upaya mengurangi tanah longsor
1. Menutup retakan pada atas tebing dengan material lempung.
2. Menanami lereng dengan tanaman serta memperbaiki tata air dan guna lahan.
3. Waspada terhadap mata air/rembesan air pada lereng.
4. Waspada padsa saat curah hujan yang tinggi pada waktu yang lama

Yang dilakukan pada saat dan setelah longsor

1. Karena longsor terjadi pada saat yang mendadak, evakuasi penduduk segera setelah diketahui tanda-tanda tebing akan longsor.
2. Segera hubungi pihak terkait dan lakukan pemindahan korban dengan hati-hati.
3. Segera lakukan pemindahan penduduk ke tempat yang aman.

Senin, 21 Maret 2011

TMS (Treaching Malling Service)

Digunakan untuk mencari identitas korban. Langkah yang digunakan antara lain mencari cirri-ciri korban yaitu à data yang berupa :

a. cari kartu identitas korban

b. cari tanda lahir korban (seperti tai lalat tompel, dll)

c. cari cacat tubuh yang ada

d. cari ciri yang menonjol pada korban

e. cari nomor/orang yang bisa dihubungi yang dekat dengan korban

f. lakukan pencarian keluarga korban

~ dipasang di papan pengumuman

~ hubungi keluarga

~ dll.

g. jika korban tidak bisa di cari ciri fisik, cari barang-barang yang di bawa korban (KTP, arlogi,

dll. Yang bisa untuk tanda)

h. jika tidak ada kartu tanda pengenal tapi korban masih sempurna (utuh) minimal wajah, bisa

di foto dan di pasang di papan info .

Senin, 07 Maret 2011

Pendarahan

Penanganan korban yang paling utama adalah “Pendarahan Arteri”

1. Arteri : Pendarahan yang mengucur terus-menerus

Cara menangani : Sumbat sumber darah, angkat / tempatkan pada posisi agak tinggi ±30o. Tekan aliran darah tapi jangan sampai terhenti.

1. Sumbat dengan pembalut cepat

2. Bila masih tembus, tambah pembalut cepat lagi

3. Bila masih terjadi lagi, ganti pembalut cepat yang luar dengan pembalut cepat baru

4. Tali / plester serapat mungkin agar pendarahan berhenti

2. Vena : Pendarahan yang mengalir

Cara menangani : 1. Usap darah ke arah menjauhi luka

2. Bersihkan dengan antiseptic

3. Tutup dengan kasa dan plester

3. Kapiler : Pendarahan yang merembes

Cara menangani : Cukup di usap darahnya dan dibersihkan dengan antiseptic

Sabtu, 19 Februari 2011

Tips Cara Menolong Orang Pingsan Tidak Sadarkan Diri

Pingsan adalah suatu keadaan tidak sadarkan diri seperti orang tidur pada seseorang akibat sakit, kecelakaan, kekurangan oksigen, kekurangan darah, keracunan, terkejut/kaget, lapar/haus, kondisi fisik lemah, dan lain sebagainya.

Pada umumnya orang yang jatuh pingsan pada muka / wajah akan terlihat pucat pasih. Orang yang pingsan butuh oksigen dan tempat teduh terlindung dari terik sinar matahari. Oleh sebab itu amankan penderita pingsan ke tempat yang teduh dan tidak kerumuni orang banyak yang menonton saja.

Petunjuk teknis menghadapi dan membantu orang yang pingsan by organisasi.org :

- Untuk mengembalikan kesadaran orang yang mengalami kepingsanan dapat menggunakan bau-bauan yang menyengat dan merangsang seperti minyak wangi, minyak nyong-nyong, anomiak, durian dan lain-lain.

- Jika wajah orang pingsan itu pucat fasih maka sebaiknya buat badannya lebih tinggi dari kepala dengan disanggah sesuatu agar darah dapat mengalir ke kepala korban pingsan tersebut.

- Jika muka orang yang pingsan itu merah maka sanggah kepalanya dengan bantal atau sesuatu agar darah di kepalanya bisa mengalir ke tubuhnya secara normal.

- Apabila si korban pingsan tadi muntah, maka sebaiknya miringkan kepalanya agar untah orang itu bisa keluar dengan mudah sehingga jalur penapasan orang itu bisa lancar kembali.

- Bila pakaian atau aksesoris yang dipakai di tubuh terlalu ketat maka kita bisa mengendurkan agar darah dapat mudah mengalir dan korban mudah bernafas serta udara bisa menyegarkannya. Harap jangan ditelanjangi atau dilecehkan.

- Jika orang yang pingsan sudah siuman maka bisa diberi minum seperti kopi atau teh hangat. Jika orangnya diabetes jangan diberi gula dan jika orangnya masih belum kuat memegang gelas atau minum sendiri dengan tangannya harap jangan diberi dulu agar tidak tersedak.

- Apabila tidak sadar-sadar dan berangsur-angsur membaik / pulih maka sebaiknya hubungi ambulan atau dibawa ke pusat kesehatan terdekat seperti puskesmas, klinik, dokter, rumahsakit, dsb agar mendapatkan perawatan yang lebih baik.

- Perhatikan orang lain di sekitar korban, jangan sampai harta benda milik orang yang jatuh pingsan tersebut raib digondol maling / copet yang senang beraksi dikala orang lain sengsara. Perhatikan pula ornag lain yang membantu atau menonton korban, jangan sampai mereka kecopetan saat serius membantu korban atau asyik melihat kejadian.