Arsip Blog
-
►
2012
(10)
- ► September 2012 (2)
- ► Agustus 2012 (1)
- ► April 2012 (1)
- ► Maret 2012 (1)
- ► Februari 2012 (1)
- ► Januari 2012 (1)
-
►
2011
(27)
- ► Desember 2011 (1)
- ► November 2011 (2)
- ► Oktober 2011 (1)
- ► September 2011 (2)
- ► Agustus 2011 (4)
- ► April 2011 (4)
- ► Maret 2011 (3)
- ► Februari 2011 (2)
- ► Januari 2011 (2)
-
►
2010
(27)
- ► Desember 2010 (3)
- ► November 2010 (2)
- ► Oktober 2010 (1)
- ► September 2010 (2)
- ► Agustus 2010 (4)
- ► Maret 2010 (2)
- ► Februari 2010 (2)
- ► Januari 2010 (3)
-
►
2009
(14)
- ► Desember 2009 (5)
- ► November 2009 (2)
- ► Oktober 2009 (1)
- ► September 2009 (2)
- ► Maret 2009 (4)
-
►
2005
(1)
- ► April 2005 (1)
Kamis, 11 Maret 2010
diklat II
maaf sebelumnya kalau terlambat
Diklat II Atribut telah selesai dilaksanakan. Alhamdulillah semua berjalan dengan cukup baik. Kegiatan dimulai siang hari dan berakhir siang hari juga. Hari itu hari Sabtu 27 Februari 2010. Upacara pembukaan dihadiri oleh bapak pembina PMR yaitu Pak Tjatur Semedi yang meberikan untaian kata nya. Semua peserta mengawali dengan membaca doa dan kemudian mendirikan tenda untuk tidur. Acara dilanjutkan dengan memasak makanan. Ini dalam rangka pelatihan DU, di sinilah adik-adik berkreasi dalam membuat makanan yang 4 sehat 5 sempurna yang diidam-idamkan orang-orang. Acara masak-memasak selesai sore hari, setelah itu hasil masakan dipresentasikan.
Ada yang unik saat diklat atribut tahun ini. Kami mengadakan nonton film pada malam hari. Seusai nonton para peserta diberi waktu untuk istirahat. Pagi hari, semua peserta mencari badge PMR yang mereka cari-cari. Dan akhirnya mereka semua menemukannya, hebat. Tak pelak kami mengucapkan selamat ya.
Untuk melengkapi 2 hari perjalanan, para peserta melakukan jelajah minggu pagi 28 Februari 2010. Tak perlu jauh-jauh, tapi semoga jadi perjalanan yang bagus. Sebagai kakak kelas kami mengucapkan selamat buat adik-adik pada diklat tahun ini, semoga baik adanya buat kita semua. Amin
Jumat, 19 Februari 2010
KTA
Jumat, 12 Februari 2010
Touring
Tampak semangat sekali, sebentar saja ada liburan bagi siswa-siswi kelas 10 dan 11 dan itu sungguh bermanfaat. Ya, untuk melepas penat, beban, supaya lebih fresh. Maka dipilihlah "Tawun Pool" sebagai destinasi wisata ini. Mungkin orang bilang ini "nggak rebel" atau apa akan tetapi yang terpenting faedah dari kegiatan ini yang menurut kami sangat baik. Refreshing bisa, sejarah bisa, olahraga bisa, simulasi juga bisa, meskipun secara ongkos bisa dibilang sama. Namun jika dihitung berdasarkan jarak, maka pengeluaran untuk energi pun sepertinya bisa lebih ditekan. Daripada jauh-jauh ke nJamus, menurut kami angkatan 10 ya lebih baik ke Tawun saja. Ya, ke nJamus butuh pengorbanan berupa kendaraan yang sepertinya akan cenderung sepeda motor. Alternatif lain ada tapi prosentasinya bisa 0 (nol)! Dan dari segi tempat jelas itu dataran tinggi, lebih tinggi dari Ngawi. Dan pada akhirnya sepeda motor kita pun akan "nggereng" dan kenyamanan akan terganggu. Tak hanya itu, keamanan dan keselamatan pun kan dipertanyakan, dan resiko kami tekan hinggi 0 (nol).
Kita tak pernah tahu apa yang terjadi nanti, besok, dan lain hari. Hanya Tuhan yang kuasa menentukan, kita hanya bisa berencana saja.
bersambung.....
Rabu, 27 Januari 2010
Bhaksos SMADA ( 2 )
Rumah yang kami tinggali di sana adalah Pos Palang Merah 1 dan 2. Pos 1 dihuni laki-laki yaitu rumahnya pak Mukayat sedangkan Pos 2 dihuni oleh yang perempuan. Jika pada hari pertama bagian Posyandu pada hari kedua kami bertugas di acara pengobatan gratis. Acara itu ramai, sesak. Warga berduyun-duyun datang ke balai desa, tempat dilangsungkannya acara Pengobatan Gratis, Khitan massal, dan Bazar pakaian. Kami yang membantu kelangsungan pengobatan gratis itu dibantu lagi oleh siswa-siswi peserta Bhakti sosial dari kelas X. Tak lupa, pembina PMR tercinta pun juga datang ke Pos kami.
Dalam suatu kesempatan kita pasti pernah merasakan senang maupun sedih, suka maupun duka. Overall, Bhaksos tahun ini menyenangkan meskipun tetap saja ada yang mengganjal. Kita bisa berbaur dengan banyak orang, berbagi dengan mereka, menjalankan misi kemanusiaan misi sosial yang memang mesti kita lakukan demi menjaga keharmonisan hubungan antar manusia antar sesama makhluk Tuhan. Sebuah kegiatan positif bagi kelangsungan hidup manusia. Joss!!
Senin, 25 Januari 2010
Bhaksos SMADA ( 1 )
Benar saja, Bhaksos memang sarana untuk berbaur dengan orang lain yang jauh dari kita dan menumbuhkan rasa solidaritas dari pihak-pihak yang terlibat di sana. Bhaksos tahun ini berlangsung selama 4 hari, mulai 21-24 Januari 2010.
Pada hari pertama kami selaku PMR langsung bertugas di Posyandu untuk membantu aktivitas di sana. Pada hari itu masih sedikit yang datang karena mungkin tempatnya yang kurang cukup dan pada saat bersamaan ada acara pembukaan. Barulah pada hari ketiga Posyandu nya dibuka lagi di tempat yang berbeda. (bersambung...)
Minggu, 10 Januari 2010
Patah tulang (Fraktura)
- Patah tulang tertutup (patah tulang simplek)
Tulang yang patah tidak tampak dari luar. - Patah tulang terbuka (patah tulang majemuk)
Tulang yang patah tampak dari luar karena tulang telah menembus kulit atau kulit mengalami robekan.
Patah tulang terbuka lebih mudah terinfeksi. - Patah tulang kompresi (patah tulang karena penekanan)
Merupakan akibat dari tenaga yang menggerakkan sebuah tulang melawan tulang lainnya atau tenaga yang menekan melawan panjangnya tulang.
Sering terjadi pada wanita lanjut usia yang tulang belakangnya menjadi rapuh karena osteoporosis. - Patah tulang karena tergilas
Tenaga yang sangat hebat menyebabkan beberapa retakan sehingga terjadi beberapa pecahan tulang.
Jika aliran darah ke bagian tulang yang terkena mengalami gangguan, maka penyembuhannya akan berjalan sangat lambat. - Patah tulang avulsi
disebabkan oleh kontraksi otot yang kuat, sehingga menarik bagian tulang tempat tendon otot tersebut melekat.
Paling sering terjadi pada bahu dan lutut, tetapi bisa juga terjadi pada tungkai dan tumit. - Patah tulang patologis
Terjadi jika sebuah tumor (biasanya kanker) telah tumbuh ke dalam tulang dan menyebabkan tulang menjadi rapuh.
Tulang yang rapuh bisa mengalami patah tulang meskipun dengan cedera ringan atau bahkan tanpa cedera sama sekali.
Dari kami, kami akan memberikan P3K untuk patah tulang:
A. Patah Tulang Tertutup
Patah tulang tertutup adalah kasus patah tulang di mana patahan tulangnya tidak melukai/merobek daging dan kulit yang ada di dekatnya. Patah tulang ini bisa menjadi terbuka jika patahan tulangnya semakin parah dan menusuk daging / kulit hingga menimbulkan luka berdarah.
- Tidurkan korban patah tulang dan jangan banyak bergerak.
- Pasang penyangga tulang yang patah agar patahan tulangnya tidak semakin patah, baik dengan menggunakan bidai, tongkat, kayu, dll yang ringan dan kuat diikat atau dibalut kuat tetapi tidak membuat ikatan atau balutan di bagian yang patah.
B. Patah Tulang Terbuka
Patah tulang terbuka adalah kasus patah tulang di mana patahan tulangnya membuat daging dan kulit yang ada di sekitar patahan tulang menjadi sobek terluka. Patah tulang ini harus benar-benar diwaspadai karena selain mudah infeksi karena luka menganga juga kita bisa tertular penyakit orang yang berdarah tersebut bila tidak berhati-hati.
- Tidurkan korban patah tulang dan jangan banyak bergerak.
- Jika darah masih mengalir hentikan pendarahan dengan menekan dan mengikat bagian yang terluka dengan kain bersih.
- Pasang penyangga tulang yang patah agar patahan tulangnya tidak semakin patah baik dengan menggunakan bidai, tongkat, kayu, dll yang ringan dan kuat diikat atau dibalut kuat tetapi tidak membuat ikatan atau balutan di bagian yang patah atau terluka.
C. Patah Tulang Belakang / Spinal
Pada kondisi patah tulang punggung atau tulang belakang si penderita akan merasa sakit pada bagian belakang atau bagian leher. Jika demikian maka jangan menimbulkan banyak gerakan pada korban agar tidak merusak sumsum tulang belakang yang bisa mengakibatkan lumpuh permanen. Sebaiknya tunggu ambulan atau petugas medis yang berpengalaman untuk mengurus korban lebih lanjut.
- Jangan membuat pasien banyak bergerak baik berpindah tempat, mengangkat kepala, berdiri, duduk, dsb. Jika tidak mendesak jangan pindahkan korban patah tulang belakang tadi dari tempat semula dan jaga posisinya agar tetap dengan kepala lurus ke atas.
- Hangatkan badan penderita patah tulang punggung dengan selimut.
- Gunakan pengangkut dengan alas yang kuat dan keras seperti papan, meja, dll diangkut minimal dua orang agar stabil.
Kamis, 31 Desember 2009
Kelainan Jantung (part 1)
Kami akan mempresentasikan bab kelainan jantung yaitu, jantung koroner. JK merupakan salah satu penyakit pembunuh yang paling ditakuti di seluruh dunia. Biasanya penyakit ini dialami oleh orang berusia produktif dan menyerang secara mendadak hingga menimbulkan kematian, tapi orang yang sudah cukup termakan usia pun juga bisa terkena.
- Dada terasa sakit dan menekan
- Pusing kepala yang berkepanjangan
- Merasa sekujur tubuhnya terbakar tanpa sebab yang jelas
- Terjadi keluhan di sekitar tulang dada dan leher
- Tapi kebanyakan orang yang menderita penyakit jantung koroner tidak mengalami beberapa gejala di atas. Tiba-tiba saja jantung si penderita bermasalah dan dalam kondisi yang kronis.
Penyakit ini disebabkan oleh adanya penyempitan dan penyumbatan di pembuluh arteri koroner. Hal ini disebabkan oleh penumpukan zat-zat lemak (kolesterol, trigliserida) di dinding pembuluh nadi bagian paling bawah (endotelium).
Setelah lemak menumpuk, aliran darah akan tersumbat dan tak mampu menuju jantung sehingga mengganggu kerja jantung dalam memompa darah. Efek yang paling dirasakan adalah hilangnya pasokan oksigen dan nutrisi menuju jantung karena aliran darah ke jantung berkurang.
- Merokok dalam jumlah yang banyak dan selama bertahun-tahun
- Konsumsi makanan yang berlemak atau berkolesterol tinggi
- Hipertensi
- Diabetes mellitus
- Obesitas
- Kurang olahraga
- Minum minuman beralkohol
- Penyalahgunaan obat (narkoba)
- Gaya hidup seimbang dan menghindari stres.
- Mengonsumsi makanan sehat dan berserat tinggi. Kurangi makanan yang berlemak dan berkolesterol tinggi agar tidak terjadi kegemukan.
- Stop merokok.
- Stop minuman beralkohol.
- Olahraga yang teratur.
- Hindari penggunaan obat-obatan terlarang.
Turut berduka cita
Rabu, 02 Desember 2009
Dislokasi

Kita alihkan perhatian sebentar. Kali ini kami ingin kasih tau sedikit tentang dislokasi. Dislokasi adalah terlepasnya kompresi jaringan tulang dari kesatuan sendi. Dislokasi ini dapat hanya komponen tulangnya saja yang bergeser atau terlepasnya seluruh komponen tulang dari tempat yang seharusnya yaitu mangkuk sendi.
Dislokasi yang sering terjadi pada olahragawan adalah dislokasi sendi bahu dan sendi pinggul (paha). Karena terpeleset dari tempatnya, maka sendi itupun menjadi macet. Selain macet, juga terasa nyeri. Sebuah sendi yang pernah mengalami dislokasi, ligamen-ligamennya biasanya menjadi kendor. Akibatnya, sendi itu akan gampang dislokasi lagi.
Sudah banyak orang yang mengalami dislokasi. Korban terbaru adalah pemain Persebaya Anang Ma'ruf. Diperkirakan Anang kembali sekitar Januari. Ingat cedera Eduardo dan Alan Smith? 1 tahun mereka tak bermain bola. Smudge dan Edu mengalami dislokasi di pergelangan kaki. Dengan masa penyembuhan yang lama itu belum ditambah trauma yang kadang juga menghampiri penderita. Cedera ini bahaya, maka berhati-hatilah.
Selasa, 01 Desember 2009
Diklat PMR
Hari AIDS sedunia
Rabu, 25 November 2009
Persiapan Diklat PMR

Minggu, 15 November 2009
Outbound PMR

Jumat, 09 Oktober 2009
SMADA untuk Padang
Indonesia berduka lagi....Gempa bumi Padang, Sumbar kembali menumpahkan air mata duka. Di saat isak tangis itu masih tersisa, segala penjuru tanah air mengalirkan bantuannya. Lamere d' Wirada (sebutan PMR SMADA), ikut menyumbangkan kepeduliannya terhadap korban gempa bumi. PMR SMADA menggalang dana bekerja sama dengan OSIS dan extra mandiri lainnya. Dana yang terkumpul semoga akan sangat membantu. Penggalangan dana dilakukan di beberapa daerah, misalnya di simpang lima Dungus, dll. Hal ini dilakukan demi tujuan baik, untuk membantu korban gempa bumi Padang. Para penggalang dana yang berasal dari organisasi dan extra mandiri di SMADA tersebut tampak begitu antusias dan bersemangat dalam menggalang dana. Memang, kami harus tetap bersemangat,selalu semangat, dan menunjukkan solidaritas kami.Jumat, 25 September 2009
Halal bihalal dan HUT PMR SMADA
Acara tersebut dihadiri oleh Alumni PMR SMADA dari segala penjuru Indonesia(......). Tentunya anak-anak kelas 1,2,3(10,11,12) juga turut serta.
Acara ini berlangsung seru,
di saat Posko Mudik Lebaran di depan sekolah masih berjalan. Anak-anak PMR memang selalu dan harus bersemangat. Hari itu, dilakukanlah perayaan HUT PMR SMADA yang sebenarnya jatuh pada tanggal 19 September. Happy Birthday dan tetap semangat...!!! Josss!!!!!
Posko Mudik SMADA SMARISA
Pendiriannya dilakukan oleh anggota PMR SMADA dan PMR SMARISA, waktu itu bulan puasa tapi mereka tetap semangat. Posko ini memang sederhana, tetapi kami menyediakan fasilitas-fasilitas seperti laptop, printer, dispenser, dll. yang bisa mendukung para pemudik.
Dalam menjalankan Posko Mudik Lebaran ini dituntut kekompakan, yaitu dari anggota PMR SMADA dan juga PMR SMARISA yang memang bertetangga.
Sabtu, 14 Maret 2009
Syarat-syarat menjadi pendonor darah
Seseorang diperbolehkan untuk menjadi donor dengan syarat-syarat sebagai berikut :
1. berusia 17-60 tahun (untuk usia 17 harus mendapat ijin tertulis dari orangtua)
2. berat badan minimum 45 kg
3. Temperatur tubuh : 36,6 – 37,5o C (oral)
4. Tekanan darah baik, yaitu :
- Sistole = 110 – 160 mmHg
- Diastole = 70-100 mmHg
5. Denyut nadi teratur 50 – 100 kali/menit
6. Hemoglobin
- Wanita Minimal = 12 gr%
- Laki-laki Minimal = 12,5gr%
7. Jumlah pendonoran maksimal 5 kali/tahun, dengan jarak sekurang-kurangnya 3 bulan.
(keadaan ini harus sesuai dengan keadaan umum donor)
Larangan Calon Pendonor
Seseorang dilarang menjadi donor dalam keadaan.
1. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah kontak erat dengan penderita hepatitis.
2. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah transfusi.
3. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah tatto/tindik telinga.
4. Dalam jangka waktu 72 jam sesudah operasi gigi.
5. Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah operasi kecil.
6. Dalam jangka waktu 12 bulan sesudah operasi besar.
7. Dalam jangka waktu 24 jam sesudah vaksinasi polio, influenza, cholera, tetanus, dipteria atau
profilaksis.
8. Dalam jangka waktu 2 minggu sesudah vaksinasi virus hidup parotis epidemica, measles,
tetanus toxin
9. Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah injeksi terakhir imunisasi rabies therapeutic.
10. Dalam jangka waktu 1 minggu sesudah gejala alergi menghilang
11. Dalam jangka waktu 1 tahun sesudah transplatasi kulit
12. Sedang hamil dan dalam jangka waktu 6 bulan sesudah persalinan.
13. Sedang menyusui.
14. Sedang menstruasi dan dalam jangka waktu 10 hari sesudah menstruasi.
15. Ketergantungan obat.
16. Alkholisme akut dan kronik.
17. Sifilis
18. Menderita tuberkulosa secara klinis.
19. Menderita epilepsi dan sering kejang.
20. Menderita penyakit kulit pada vena (pembulh darah balik) yang akan ditusuk.
21. Mempunyai kecenderungan pendarahan atau penyakit darah, misalnya G6PD, thalasemia,
polibetemiavera.
22. Seseorang yang termasuk kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi untuk
mendapatkan HIV/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum
suntik tidak steril).
23. Pengidap HIV/AIDS menurut hasil pemeriksaan pada saat donor darah.
Kebijakan khusus
| Intensitas Donor | Penghargaan Satya Lencana | Permintaan Darah * |
10 kali | Pin dan piagam yang ditandatangani ket.PMI Cab | Mendapat potongan 20% |
25 kali | Pin dan piagam yang ditandatangani ket.PMI Cab | Mendapat potongan 50% |
50 kali | Pin dan piagam yang ditandatangani PMI prov | Gratis |
75 kali | Pin dan piagam yang ditandatangani PMI pusat | Gratis |
100 kali | Pin dan piagam yang ditandatangani presiden | Gratis |
* Untuk merealisasikannya pendonor cukup menunjukkan kartu donor atau piagamnya.
Profile PMI Jatim
PMI Jatim berdiri pada tahun 1960 atas prakarsa Dr.Angka Nitisustro, dan merupakan bagian dari PMI Indonesia. Keberadaan PMI Jatim difungsikan untuk melayani masyarakat dalam bidang kemanusiaan di tingkat provinsi. Dalam melaksanakan tugasnya, PMI Jatim dibantu oleh 38 cabang PMI dan 36 Unit Transfusi Darah Cabang (UTDC) yang tersebar di kabupaten atau kota di Jawa Timur.
Dalam rentang waktu lima tahun, PMI Jatim menetapkan lima program kerja utama, meliputi penanggulangan bencana, program pelayanan kesehatan, program pelayanan sosial. program Peningkatan fungsi / peran komunikasi dan informasi serta program yang ditujukan untuk pengembangan organisasi.
Program-program tersebut akan dilaksanakan oleh sembilan bidang yang terdapat dalam PMI Jatim, yaitu bidang Bidang Transfusi Darah, Bidang Penanggulangan Bencana, Bidang Sumber Daya Manusia, Bidang Pelayanan Sosial & Kesmas, Bagian Humas, Bagian Organisasi, Bagian Tata Usaha&Kepegawaian, Bagian Keuangan& Rumah Tangga, Bagian Pemeliharaan Sarana & Operasional.
Dalam melaksanakan tugas keadministrasiannya, PMI Jatim berkantor di Jalan Karang Menjangan 22 Surabaya. No.telp (031)5055173-76 dan no.fax (031) 5055174. Masyarakat juga bisa melakukan kontak kepada PMI Jatim melalui email, dengan alamat: pmijatim2003@yahoo.com
Visi
Palang Merah Indonesia (PMI) mampu dan siap menyediakan dan memberikan pelayanan kepalangmerahan dengan cepat dan tepat dengan berpegang teguh pada Prinsip-Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional.
Misi
| 1. | Menyebarluaskan dan mendorong aplikasi secara konsisten Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional. |
| 2. | Melaksanakan kesiapsiagaan di dalam penanganan bencana dan konflik yang berbasis pada masyarakat. |
| 3. | Memberikan bantuan dalam bidang kesehatan yang berbasis pada masyarakat. |
| 4. | Pengelolaan transfusi darah secara profesional. |
| 5. | Berperan aktif dalam penanganan bahaya HIV/AIDS dan penyalahgunaan NAPZA. |
| 6. | Menggerakkan generasi muda dan masyarakat dalam tugas-tugas kemanusiaan. |
| 7. | Meningkatkan kapasitas organisasi di seluruh jajaran PMI secara berkesinambungan disertai dengan perlindungan terhadap relawan dan karyawan dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan. |
| 8. | Pengembangan dan penguatan kapasitas organisasi di seluruh jajaran PMI guna meningkatkan kualitas potensi sumber daya manusia, sumber daya dan dana agar visi, misi dan program PMI dapat diwujudkan secara berkesinambungan. |
Jumat, 13 Maret 2009
Pencarian Badge oleh Tjatur

Salam Inter Arma Caritas
Pencarian badge anggota yang baru saja dilantik di Selo Ondo 1 bulan yang lalu dilaksanakan di lingkungan sekolah mulai tgl. 7 s.d 9. Kegiatan pelaksanaanya sangat seru, karena banyak kegiatan2 yang sangat menarik, diantaranya pemantapan mental anggota, Dapur Umum, antisipasi terhadap penyakit Demam Berdarah dll. Kegiatan yang dikomandani oleh senior Alih bikin heboh dan deg-degan, pasalnya pada acara2 tertentu selalu membikin tanda tanya para juniornya yang selalu gemes dan mangkel. Tapi itu hanyalah trik para senior untuk supaya junior selalu setia dan tetap semangat.. Bahkan bukan para junior aja yang deg-degan, Pembinapun juga ikut deg-degan pasalnya waktu DU pembina dikerjai oleh para panitia ( kompor dah dipompa koq ga bisa nyala, gak taunya minyaknya kosong padahal pembina dah ngos-ngosan benahi kompor). Dan lagi Pembina dibikin pussing oleh panitia, ternyata waktu pengambilan badge di ruang UKS medianya adalah ndut campur oli bekas, sehingga kotoran yang nempel di tembok gak bisa hilang.
Wah..Wah.. Ternyata anak-anak PMR sangat luar biasa kalau ada kegiatan, 3 hari 2 malam tak henti-hentinya melakukan kegiatan sesuai dengan jadualnya, Pembina aja dah kecapekan anak-anak masih asik dengan kegiatannya.
Sungguh saya sangat bangga dengan anak-anak PMR dimana saya diangkat jadi Pembina, yang baru seumur jagung mencanangkan agar selalu kompak dalam melaksanakan program kegiatan. Mudah-mudahan hal ini bukan hanya sekedar gebrakan sesaat saja melainkan merupakan titik tolak untuk program selanjutnya dan kepengurursan pada periode2 berikutnya.
Sekolah berharap pada Ekstra PMR untuk selalu kreatif membuat kegiatan2 yang nyata. Kegiatan yang nyata itu maksudnya yang bisa berdampak langsung bagi lingkungan masyarakat sekolah atau masyarakat umum sehingga betul2 terasa manfaatnya.
Demikian aja yaaa...
SUSUNAN PENGURUS EKSTRA PMR SMADA NGAWI
Susunan Pengurus PMR di sekolah :
1) Pelindung adalah TP PMI Kota/ Kabupaten
2) Penanggung jawab adalah Kepala Sekolah
3) Pembina PMR
4) Pelatih PMI
5) Pengurus harian PMR terdiri dari siswa-siswi yang telah menjadi anggota PMR dengan masa bakti minimal 1 tahun, terdiri dari :
a. Seorang Ketua
b. Seorang wakil ketua
c. Seorang sekretaris
d. Seorang bendahara
e. Unit-unit :
1. Bakti Masyarakat
2. Keterampilan, kebersihan, dan kesehatan
3. Persahabatan
4. Umum

